Pages

Insomnia



Saat setiap pasang mata dari kita meredup, kami masih saja tersenyum...
Mengakrabkan kedatangan dengan kepergian, lalu mendamaikan perselisihan antara malam dan pagi.
Bagi kami malam adalah pagi yg penuh semangat, dan pagi adalah kelelahan malam, yg di karenakan itulah kami sering tertidur, beristirahat.

Kami bukan sekelompok pemalas, bukan pula si pekerja keras
Kami hanyalah sebahagian jiwa-jiwa penjaga
Yang menjaga sang malam, sampai perbincangannya dengan bulan dipisahkan kehangatan mentari



Setelah matahari lelah berdiri, kami segera menggantikannya
Di sinilah letak kemerdekaan senja, penuh warna
Saat yg tepat untuk menggambarkan perasaanmu
Lalu kau bebas mewarnainya...
Entah gelap, atau terang..
Pun redup, atau cerah
Semua jalan engkaulah yang menentukan...

Tak perlu mendengar bisikan angin,
Tak perlu melihat senyuman langit,
Hanya bermodalkan keteguhan, sungguh...
Meski berliku jalanmu bukanlah jalan buntu
Setidaknya masih ada ruang untuk berganti pakaian yg lebih bersih

*kegalauan seorang Insomnia*

:D :D :D


Rhadytia

Suka nyanyi sambil main gitar, kalo gak main gitar saya gak suka nyanyi.

2 komentar:

Mari bercerita, mari berdiskusi...

Mungkin tentang ikan paus di laut, atau mungkin tentang bunga padi di sawah...